Arsip Kategori: Info Seputar Toilet

Cara Menjaga Kamar Mandi Agar Tidak Lembab

Kamar mandi adalah salah satu ruangan di rumah yang bisa cepat lembab. Ya, karena kamar mandi berisi air, maka tentunya membuatnya cepat lembab. Jika kamar mandi rumah Anda lembab, maka akan menimbulkan berbagai masalah. Seperti, berbau tidak sedap, lalu bisa saja dinding kamar mandi ditumbuhi lumut, atau bisa juga dinding kamar mandi menjadi berair yang dapat mengakibatkan kerusakan.

Tentunya Anda tak ingin hal itu terjadi kepada kamar mandi Anda. Maka dari itu, Anda perlu sekali menjaga kamar mandi Anda agar tidak lembab. Lalu bagaimana cara menjaga kamar mandi agar tidak lembab? Kami memiliki solusinya, untuk itu Anda bisa simak ulasan dari kami berikut ini.

Cara Mudah Agar Kamar Mandi Tidak Lembab

Menjaga ruangan kamar mandi tetap dalam kondisi yang sesuai, sudah menjadi sebuah keharusan Anda sebagai pemilik rumah. Ya, seperti yang telah dikatakan sebelumnya, kamar mandi yang memiliki suhu sangat lembab, jelas dapat menimbulkan berbagai masalah. Bahkan bisa juga menjadikan sumber penyakit untuk penghuni rumah. Nah, sebanarnya ada beberapa cara yang dapat anda lakukan untuk merawat kamar mandi agar tidak lembab. Berikut akan kami jelaskan tentang cara menjaga kamar mandi agar tidak lembab.

  1. Pastikan Kamar Mandi Memiliki Ventilasi

Ventilasi menjadi hal yang penting dan harus ada di sebuah ruangan. Fungsi utama dari ventilasi adalah untuk sirkulasi udara. Nah, sebelum membuat kamar mandi, pastikan Anda memperhitungkan ventilasi untuk kamar mandi Anda.

Ukuran ventilasi kamar mandi tak usah terlalu besar, atau bisa disesuaikan dengan ukuran kamar mandi Anda. Selain berfungsi untuk sirkulasi udara, adanya ventilasi juga berguna untuk menjaga kamar mandi agar tidak cepat lembab.

  1. Memasang Exhaust Fan

Ya, terkadang meskipun kamar mandi sudah memiliki ventilasi, tapi terkadang bisa saja ventilasi tak cukup membantu menjaga suhu di dalam kamar mandi. Alhasil, kamar mandi bisa saja menjadi lembab. Nah, jika menurut Anda ventilasi di kamar mandi tak berfungsi sebagaimana mestinya, maka tak ada salahnya Anda memasang Exhaust Fan.

Exhaust Fan ini cocok dipasang di kamar mandi yang tak memiliki ventilasi besar atau jendela. Fungsi dari alat ini adalah untuk mempercepat sirkulasi udara, dan bisa untuk dengan segera mengganti udara kotor yang ada di kamar mandi. Tak hanya itu saja, alat ini juga dapat digunakan untuk menghilangkan bau tak sedap yang ada di kamar mandi Anda. Exhaust Fan juga memiliki berbagai tipe, kamu bisa memilih tipe yang memang cocok untuk dipasang di kamar mandi Anda.

  1. Menggunakan Produk Penyerap Kelembaban

Sekarang ini sudah banyak sekali produk yang dapat digunakan untuk menyerap kelembaban pada kamar mandi. Sebanarnya ada beberapa jenis produk penyerap kelembaban, Anda bisa menggunakan yang mana saja, sebab fungsinya tetaplah sama, yaitu untuk menyerap kelembaban dan bisa menjaga suhu ruangan dalam kondisi yang tepat.

Penggunaan produk ini juga cukup praktis. Ya, karena bentuknya yang bisa berwujud seperti kapur atau butiran, maka Anda bisa saja meletakkan produk ini di tempat tertentu, seperti di pojok kamar mandi, atau digantung saja. Untuk ketahanannya, biasanya produk penyerap kelembaban hanya bertahan beberapa minggu saja. Nah, jika sudah beberapa minggu, maka Anda bisa menggantinya dengan yang baru.

  1. Menggunakan Tanaman Hias

Tanaman hias tentunya akan memberi kesan cantik dan segar untuk kamar mandi rumah Anda. Ya, selain berfungsi untuk mempercantik ruangan, ternyata tanaman hias juga memiliki manfaat lain, seperti untuk menghilangkan bau tak sedap yang ada di kamar mandi.

Tapi ternyata masih ada fungsi lain dari tanaman hias. Ya, tanaman hias termasuk efektif untuk menghilangkan kelembaban di kamar mandi. Tanaman hias jelas bisa menyerap udara kotor juga yang ada di kamar mandi Anda. Anda pun tak usah memilih tanaman hias yang berukuran besar. Cukup ukuran yang kecil saja, dan letakan di wastafel kamar mandi Anda. Atau bisa juga diletakkan di sudut ruangan kamar mandi.

Adapun tanaman hias yang dapat Anda gunakan, antara lain adalah tanaman anggrek, lidah mertua, lidah buaya, dan sebagainya. Nah, agar kamar mandi tidak kotor, maka Anda juga perlu merawat dan membersihkan tanaman hias tersebut.

  1. Kurangi Air

Di kamar mandi pasti terdapat air. Nah, perlu Anda ketahui juga, bahwa air yang terlalu banyak dapat membuat kamar mandi Anda cepat lembab.

Maka dari itu pastikan Anda tak mengisi air sampai meluap dari bak mandi. Selain, menjaga suhu ruangan kamar mandi, mengisi air secukupnya juga dapat membuat Anda menghemat air.

Atau selain itu, mungkin ada baiknya Anda lebih memilih shower dibandingkan dengan bak mandi. Sebab, shower hanya digunakan seperlunya saja, sehingga air tak akan terbuang sia-sia.

  1. Manfaatkan Buangan AC

Udara buangan AC ternyata memiliki fungsi yang sangat bermanfaat. Ya, daripada Anda membuang dengan percuma udara hasil buangan AC, maka ada baiknya Anda memanfaatkannya. Seperti yang kita ketahui, bahwa udara buangan AC memiliki suhu yang panas. Nah, suhu panas ini bisa dimanfaatkan untuk keperluan mengeringkan kamar mandi rumah Anda.

Dengan suhu yang panas dari buangan AC ini, maka kamar mandi Anda akan bebas lembab.

  1. Memisahkan Daerah yang Kering dan yang Basah

Biasanya ruangan kamar mandi terbagi menjadi dua, yaitu daerah kering dan daerah yang basah. Daerah kering ini meliputi wastafel dan toilet duduk. Sedangkan daerah basah adalah bathub, tempat menampung air, dan shower.

Nah, Anda harus benar-benar memastikan daerah kering untuk tetap kering. Untuk itu, Anda bisa memasang sekat antara daerah kering dan basah. Jangan sampai daerah kering tergenang oleh air. Sebab, jika itu terjadi maka bisa saja kamar mandi Anda akan makin lembab karena genangan air di daerah kering.

  1. Membersihkan Kamar Mandi Dengan Teratur

Terakhir adalah Anda perlu sekali untuk selalu membersihkan kamar mandi Anda dengan teratur. Kamar mandi yang dibiarkan begitu saja tanpa dibersihkan, jelas akan menjadi sarang kuman yang bisa menyebabkan penyakit. Tak hanya itu saja, kamar mandi yang kotor pun bisa menimbulkan bau tak sedap. Bau ini bisa saja ditimbulkan dari jamur yang tumbuh di tembok kamar mandi.

Pastinya Anda tak mau jika hal itu sampai terjadi kepada kamar mandi Anda. Kamar mandi yang kotor pun bisa membuat penghuni rumah tak betah. Maka dari itu, Anda harus rutin membersihkan kamar mandi Anda. Mulai dari membersihkan kloset, lantai kamar mandi, bathub, jendela, wastafel, dan sebagainya yang ada di kamar mandi Anda. Setalah membersihkan kamar mandi, pastikan Anda mengelap bagian yang basah sampai kering.

Itulah 8 cara mudah yang dapat Anda tiru untuk menjaga suhu ruangan di kamar mandi tetap dalam kondisi yang pas. Kamar mandi yang bersih dan tak lembab, jelas akan menawarkan kenyamanan bagi penghuni rumah.

Note: Jika anda mengalami masalah seputar jamar mandi atau lebih tepatnya masalah WC, Silahkan hubungi kami Jasa Sedot WC Kediri CV Sumber Baru. Layanan kami sudah tidak di ragukan lagi

Cara Membuat Pengharum Kamar Mandi Alami

Cara Membuat Pengharum Kamar Mandi Alami

Cara Membuat Pengharum Kamar Mandi Alami

Kamar Mandi, menjadi tempat penting yang harus ada di sebuah rumah atau bangunan. Fungsi kamar mandi jelas tidak bisa dipisahkan dari kehidupan manusia sehari-hari. Ya, fungsi utama nya adalah jelas untuk mandi. Tapi kamar mandi atau toilet juga terkadang digunakan untuk tempat buang air kecil. Nah, sebagai tempat yang sangat penting dan juga sering digunakan oleh penghuni rumah, maka tentunya sebuah kamar mandi harus nyaman untuk digunakan.

Salah satu cara agar kamar mandi menjadi nyaman digunakan adalah Anda bisa saja menambahkan pewangi kamar mandi. Ya, tujuan dari pewangi ini agar kamar mandi terasa lebih segar, sehingga bau yang tidak enak bisa hilangkan. Pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan cara membuat pengharum kamar mandi alami yang dapat membuat kamar mandi milik Anda menjadi segar. Untuk itu, langsung saja simak ulasannya berikut ini.

Cara Membuat Pengharum Kamar Mandi dengann Bahan Alami

Ada banyak sekali bahan alami yang ada di sekitar Anda yang dapat dijadikan Pengharum alami untuk kamar mandi Anda. Dengan bahan alami dan yang ada di sekeliling kita, maka tentunya Anda bisa membuat pengharum kamar mandi yang ramah lingkungan, serta bisa menghemat pengeluaran Anda. Nah, berikut ini adalah beberapa bahan alami yang dapat Anda gunakan untuk mengharumkan kamar mandi di rumah Anda.

  1. Jeruk atau Lemon

Baik Jeruk atau Lemon memang memiliki bau yang menyegarkan. Jadi, tidak heran jika kedua buah ini juga sering digunakan untuk bahan pembuatan pewangi ruangan, atau pun untuk parfum badan. Nah, dengan kedua bahan tersebut, Anda juga bisa membuat pewangi kamar mandi dengan mudah.

Cara membuat pengharum kamar mandi alami dengan kedua bahan ini, bukanlah hal yang sulit. Jadi, pertaman anda harus sudah menyiapkan salah satu dari kedua buah tersebut. Ya, anda bisa memilih salah satu, antara Jeruk atau Lemon. Peras Jeruk atau Lemon, lalu berikan air hangat. Larutan tersebut bisa anda siramkan saja di lubang atau cekungan kloset. Tak hanya sekadar harum, tapi kloset anda juga akan bersih dengan larutan Jeruk atau Lemon yang anda buat.

  1.  Minyak Kayu Putih

Selanjutnya, Anda juga bisa menggunakan minyak kayu putih. Ya, minyak kayu putih memang memiliki aroma yang sangat khas. Selain baunya yang khas, minyak kayu putih juga bisa dengan mudah anda jumpai. Bahkan biasanya setiap rumah pasti memiliki minyak kayu putih.

Nah, minyak kayu putih selain digunakan untuk obat gosok, ternyata bisa anda manfaatkan untuk bahan pengharum kamar mandi. Cara membuat pengharum kamar mandi alami dengan minyak kayu putih ini cukup mudah.

Jadi, anda bisa meneteskan minyak kayu putih ke kloset setelah buang air besar. Atau sehabis mandi jika kamar mandi terasa berbau tidak sedap, maka Anda bisa meneteskan minyak kayu putih secukupnya di sudut ruangan kamar mandi. Bau minyak kayu putih yang khas ini, akan memberikan kesegaran pada kamar mandi anda.

  1. Tanaman Hias

Tanaman hias seperti bunga, tentunya memiliki wangi yang harum dan juga segar. Nah, tanaman hias ini bisa anda manfaatkan untuk membereskan bau tidak sedap yang ada di kamar mandi Anda. Selain, memiliki wangi yang harum, tanaman hias juga dapat mempercantik kamar mandi Anda.

Nah, untuk cara membuat pengharum kamar mandi alami dengan tanaman hias adalah anda bisa meletakan tanaman hias di setiap sudut ruangan kamar mandi milik anda. Ukuran tanaman hias bisa ditentukan dengan ukuran kamar mandi anda, jika ruangan kamar mandi anda cukup luas, maka tak ada salahnya anda memberikan tanaman hias yang besar.

Anda bisa menentukan sendiri tanaman hias apa untuk diletakkan di kamar mandi anda. Anda bisa meletakan tanaman mawar, melati, atau tanaman hias yang memiliki bunga yang harum lainnya.

  1. Serbuk Kopi

Bagi Anda yang suka dengan aroma kopi, maka Anda bisa menggunakan serbuk kopi untuk pengharum kamar mandi di rumah anda. Ya, kopi memang memiliki aroma yang kuat dan sangat khas. Karena aromanya tersebutlah kopi memiliki banyak penggemar.

Selain enak diminum, ternyata serbuk kopi juga bisa dimanfaatkan untuk pengharum ruangan. Nah, bagi anda yang tertarik untuk menjadi serbuk kopi sebagai pengharum kamar mandi, maka anda bisa ikuti langkahnya yang akan kami jelaskan.

Jadi, pertama siapkan serbuk kopi, lalu kain bisa kaos kaki atau lainnya. Masukan serbuk kopi ke dalam kaos kaki, lalu ikat. Kemudian, Anda bisa menggantungkan kaos kaki berisi serbuk kopi di ruangan kamar mandi milik Anda. Aroma kopi yang kuat ini dapat menghilangkan bau tak sedap di kamar mandi Anda.

  1. Kayu Manis

Selain kopi, kayu manis juga memiliki aroma yang kuat dan juga khas. Sehingga, tak heran kayu manis juga menjadi bahan yang sering digunakan untuk masakan atau minuman khas Indonesia. Nah, selain bisa membuat makanan atau minuman menjadi lebih nikmat, kayu manis juga memiliki fungsi lain.

Ya, kayu manis bisa juga Anda manfaatkan untuk pengharum ruangan, seperti pengharum untuk kamar mandi Anda. Untuk cara membuat pengharum kamar mandi alami dengan kayu manis ini bukanlah hal yang sulit.

Jadi, pertama siapkan wadah, kemudian campurkan kayu manis dengan bunga, bisa bunga lavender,. campuran kedua bahan tersebut di dalam wadah yang sudah Anda siapkan tadi. Lalu, taruh saja wadah tersebut di sudut kamar mandi. Campuran kayu manis dan bunga, bisa menjadi pengharum kamar mandi yang sempurna.

  1. Cuka Apel

Cuka apel termasuk bahan alami yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pengharum kamar mandi. Cuka apel sangat efektif untuk menghilangkan bau pesing atau bau rokok yang tertinggal di kamar mandi. Cara membuat pengharum kamar mandi alami dengan cuka apel merupakan hal yang cukup mudah.

Jika kamar mandi Anda memiliki bau yang pesing, maka Anda bisa langsung tuangkan saja cuka apel pada sumber bau. Seperti di lubang kloset. Nah, jika kamar mandi Anda memiliki aroma rokok yang cukup menyengat, maka Anda bisa teteskan saja cuka apel pada handuk atau kain, lalu kibaskanlah handuk di kamar mandi. Selain bisa membereskan bau tak sedap, cuka apel juga efektif untuk membasahi kuman.

Itulah 6 cara membuat pengharum kamar mandi alami yang bisa Anda coba! Anda bisa pilih nsalah satu dari bahan alami di atas untuk atasi bau di kamar mandi rumah Anda. Jika, kamar mandi Anda harum dan bersih, maka Anda dan penghuni rumah lainnya akan nyaman menggunakan kamar mandi. Tak hanya itu saja, kamar mandi yang harum dan bersih jelas akan membuat penghuni rumah jauh lebih sehat. Jadi, selalu pastikan kamar mandi rumah Anda selalu bersih dan harum.

Bila kamar mandi anda mengalami masalah, bisa hubungi kami Sedot WC Kediri dengan nomor WhatsApp / Telepon : 081361070048

Penyebab Bakteri Bersarang di Toilet

Tempatnya yang teduh dan lembab menjadi penyebab bakteri bersarang di toilet. Bakteri dan kuman yang ada di toilet tersebut dapat berkembang dengan sangat cepat.

Mereka berkembang biak hanya dengan waktu sekitar 20 menit saja. Artinya, dalam kurun waktu 24 jam bakteri dan kuman tersebut jumlahnya bisa mencapai 8 juta sel. Jumlah yang tidak sedikit untuk menjadi penyebab penyakit pemakai toilet tersebut.

Tentu saja hal tersebut bukan menjadi hal yang baik untuk didengar, apalagi bakteri yang ada di toilet dapat menyebabkan Kita sebagai pengguna terserang berbagai penyakit mulai dari yang ringan sampai dengan penyakit berat yang mungkin mematikan.

Selain itu, sebagai manusia Kita perlu untuk pergi ke toilet setiap harinya. Hal ini menyebabkan intensitas Kita menemui bakteri berbahaya di toilet meningkat, sekaligus dapat meningkatkan kemungkinan adanya penyakit yang akan timbul.

Untuk itu, perlu adanya penanganan yang berlanjut dalam rangka untuk menghilangkan kuman-kuman yang ada di toilet tersebut.

Ketahui Penyebab bakteri bersarang di toilet

Selain tempatnya yang lembab, ada banyak penyebab lain yang menyebabkan bakteri bersarang dan berkembang biak di toilet. Untuk lebih jelasnya, simak ulasannya di bawah ini.

  • Air Kotor

Penyebab bakteri bersarang di toilet yang pertama adalah air kotor. Kondisi air dalam bak yang kotor dapat membuat bakteri dan kuman bersarang dengan nyaman dan berkembang biak dengan cepat.

Untuk itu, sebagai solusinya adalah dengan menguras bak mandi secara rutin minimal seminggu sekali agar kondisi air yang ada di bak terjaga kebersihannya.

Selain menguras bak mandi, Anda juga bisa memberikan beberapa tetes cairan antibakterial yang sudah banyak beredar di pasaran. Produk tetes antibakterial ini disebut-sebut ampuh untuk membunuh bakteri yang ada di bak mandi

  • Tidak Menyiram Kloset Setelah Menggunakannya

Seperti yang kita ketahui, tubuh Kita mengeluarkan racun dari dalam sistem tubuh. Untuk itu, tidak menyiram kloset setelah menggunakannya sama saja dengan membiarkan bakteri berkembang biak di kamar mandi Anda.

Selain itu, pengguna kamar mandi setelah Anda bisa saja terserang penyakit dari bakteri yang sebelumnya ditinggalkan tanpa disiram terlebih dahulu.

  • Menggantung Pakaian di Kamar Mandi

Menggantung pakaian di kamar mandi dapat menjadi penyebab bakteri bersarang di toilet selanjutnya. Banyak menggantung pakaian akan menjadi ‘rumah’ bagi bakteri yang hendak berkembang.

Selain menjadi sarang bakteri, banyak menggantung pakaian di toilet dapat menyebabkan bau apek di dalam toilet.

  • Genangan Air di Ember

Genangan air yang masih tertinggal di ember dapat menjadi tempat jentik jentik berkembang biak. Tidak ada jaminan jentik jentik yang tertinggal itu bukan jentik jentik dari nyamuk aedes aegypti, nyamuk yang sebabkan penyakit demam berdarah.

  • Pencahayaan dan Ventilasi Kurang

Pencahayaan dan ventilasi yang kurang akan menyebabkan toilet menjadi lembab. Hal ini yang paling dibutuhkan bakteri untuk dapat bersarang dan berkembang biak.

Untuk itu, usahakan adanya ventilasi dan pencahayaan cukup yang dapat menembus masuk ke dalam toilet untuk mencegah toilet dalam keadaan yang lembab.

  • Tempat Cuci Tangan yang Bersih

Tempat cuci tangan yang ada haruslah bersih. Seperti yang Kita ketahui, tangan merupakan media yang paling sering menjadi pengantar bakteri dari satu tempat ke tempat yang lainnya.

Untuk itu, kebersihan tangan sangatlah penting untuk diperhatikan.

  • Berlumut

Lumut menjadi salah satu penyebab bakteri bersarang di toilet. Lumut dapat menjadi tempat tinggal dan merupakan tempat yang paling nyaman karena keadaannya yang lembab.

Tidak hanya menjadi penyebab bakteri tinggal di toilet tetapi juga dapat mencelakai pengguna toiletnya. Keadaan lumut yang lembab dan licin dapat membuat pengguna toilet terpeleset dan jatuh.

Penyebab bakteri bersarang di toilet memang banyak jumlahnya. Namun sebagian besar adalah mengenai kebersihan diri sebagai pengantar bakteri dan kebersihan toilet yang memengaruhi bakteri untuk tinggal dan berkembang biak.

Untuk menanggulangi penyebab bakteri bersarang di toilet, Kita bisa rutin membersihkan toilet sehingga bakteri-bakteri tersebut tidak bisa berkembang biak ataupun untuk sekadar tinggal di dalamnya.

Selain membersihkan toilet secara rutin, solusi lain yang dapat dilakukan adalah dengan membiarkan toilet tetap dalam keadaan yang kering. Keadaan toilet yang kering akan memperkecil adanya bakteri yang bisa tumbuh dan berkembang biak di dalam toilet.

Hal lain yang dapat dilakukan adalah tidak menggantung pakaian di dalam toilet. Apalagi handuk yang baru dipakai. Handuk yang baru dipakai biasanya masih meninggalkan air dan membuatnya menjadi lembab. Ini yang kemudian menimbulkan bau apek pada kamar mandi dikarenakan kuman yang ada.

Selanjutnya adalah dengan mengganti peralatan mandi secara rutin. Penggunaan peralatan kamar mandi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan bakteri berkembang dengan cepat. Sebagai contoh saja sikat gigi. Sikat gigi dapat menjadi media pengantar bakteri dari mulut. Untuk itu, gantilah secara rutin peralatan yang Anda gunakan untuk menghindari bakteri berkembang di dalamnya.

Jika Anda Mengalami Masalah Dengan Toilet/WC Penuh, Anda bisa menghubungi kami, Jasa Sedot WC Kediri Telp/WA 081361070048

Ternyata! Inilah Penyebab Septic tank Cepat Penuh

Ternyata Ini Penyebab Septic Tank Cepat Penuh – Septic tank adalah sarana yang paling penting dalam pembuatan tempat tinggal seperti rumah, villa, dan lain sebagainya. Karena septic tank ini adalah tempat menampung kotoran manusia dari hasil buang air besar.

Berikut ini adalah penyebab septic tank cepat penuh, dan kemudiam bisa tersumbat.

Posisi Tidak Tepat

Pembangunan septic tank harus dipertimbangkan posisinya. Septic tank idealnya dibuat pada lokasi air tanah berada di kedalaman yang cukup jauh, dikarenakan semakin tinggi permukaan air tanah maka akan semakin lambat juga proses penguraian oleh bakteri. Jika air tanah terlalu tinggi tentunya dapat menyebabkan penyumbatan terlebih saat musim penghujan.

Baca Juga : Bagaimana Upaya Agar WC Umum tetap Bersih

Saluran Air Kurang Baik

Septic tank seharusnya memang dilengkapi dengan saluran air yang baik sehingga tidak sampai terjadi penyumbatan. Ketika air tanah lebih tinggi, penyumbatan limbah septic tank susah disalurkan. Hal itu dapat terjadi bahkan lebih parah lagi ketika musim hujan tiba. Kemampuan tanah menyerap limbah saat musim penghujan akan berkurang, karena tanah telah dipenuhi dengan air.

Tak Ada Bakteri Pengurai

Kotoran dalam septic tank biasanya diuraikan oleh mikroorganisme. Bakteri pengurai tersebut adalah unsur terpenting dari suatu septic tank karena tanpa adanya bakteri pengurai maka kotoran yang tertampung didalamnya tidak akan berubah wujud.

Limbah Manusia

Penyebab septic tank cepat penuh salah satunya adalah limbah manusia itu sendiri.Septic tank adalah tempat penampungan dan pengolahan limbah kotoran, bukan tempat sampah. Membuang sampah bentuk apapun ke dalamnya berdampak terhadap penyebab septic tank penuh air dikarenakan sampah tidak akan mengalami penguraian.

Pemakaian yang Tidak Sesuai Ukuran Penampung

Ukuran septic tank tentu berbeda-beda sesuai dengan permintaan. Ukuran tersebut tentunya disetarakan juga dengan jumlah penggunanya. Jika bangunan adalah kos-kosan dan banyak penghuni tentunya septic tank dibuat dengan ukuran jumbo, jika hanya rumah untuk keluarga kecil tentunya septic tank juga dibuat dengan ukuran kecil.

Itulah beberapa penyebab septic tank cepat penuh. Semoga penyebab di atas dapat menjadikan panduan bagi Anda sebelum membangun septic tank. Pada dasarnya septic tank yang bagus itu didukung dengan pembuatan dan penempatan yang tepat. Jika sudah penuh/mampet tentunya Anda harus menyewa jasa sedot WC Kediri. Semoga bermanfaat.

Tata Cara Membuat Septictank & Resapan Dengan Benar

Tempat tinggal yang nyaman dan bersih tentu menjadi dambaan setiap keluarga. Salah satu faktor pendukung hunian yang berkualitas adalah keberadaan septic tank dan sumur resapan yang baik. Sebelum membangun atau merenovasi hunian, ada baiknya Anda memperhatikan cara membuat septic tank yang benar. Jika Anda membuat septic tank dan resapan sesuai prosedur, bisa meminimalisir risiko septic tank mudah penuh.

Dampak negatif membuat septic tank yang salah

Sebelum membahas cara membuat septic tank dan resapan yang benar, ada baiknya Anda memahami keharusan mengenai pembuatan septic tank yang sesuai prosedur. Pasalnya, septic tank dan resapan yang dibuat tidak sesuai aturan bakal memiliki risiko negatif. Septic tank di rumah lebih mudah penuh sebelum jangka waktu ideal menggunakan jasa sedot WC. Selain itu, konstruksi yang keliru juga bisa mengakibatkan pencemaran feses yang merembes ke tanah bisa mencemari lingkungan Anda.

Mengenal jenis septic tank terbuka dan tertutup

Ada dua jenis septic tank yang bisa dibuat sesuai dengan kebutuhan Anda. Septic tank terbuka memiliki penampungan air limbah sebagai ruang resapan tidak ditutupi cor beton kecuali bagian ruang limbah padat. Jenis ini banyak dipakai di perkampungan yang masih memiliki lahan luas. Sedangkan jenis septic tank tertutup banyak diaplikasikan di hunian yang rapat hingga area kantor, hotel dan lain-lain. Septic tank tertutup adalah bak penampungan kotoran ditutup menggunakan cor beton kecuali ruang resapan saja.

Cara membuat septic tank dan resapan yang baik

                Berikut 4 cara membuat septic tank dan sumur resapan yang sesuai dengan prosedur dan wajib Anda ketahui.

  • Pembuatan septic tank

Sebelum Anda mengaplikasikan cara membuat septic tank, pertimbangan ukuran septic tank yang ideal. Ukuran septic tank ini bisa mempertimbangkan jumlah penghuni rumah. Gunakan analisis asumsi limbah domestik yang perlu ditampung septic tank setiap hari. Jika intensitas ke toilet lebih sering, sebaiknya Anda membuat ukuran yang lebih besar. Hal ini untuk meminimalisir risiko septic tank mudah sekali penuh sehingga Anda harus menggunakan jasa sedot WC berulang.

Cara Membuat Septic Tank - Resapan
Cara Membuat Septic Tank – Resapan

Anda bisa mengkonsultasikan hal ini dengan jasa tukang yang telah ahli untuk hasil terbaik. Apalagi pembangunan septic tank secara komunal atau beberapa rumah menggunakan satu septic tank yang sama. Sebaiknya gunakan Filter untuk menggantikan fungsi bidang resapan.

  • Pembuatan sumur resapan

Penting sekali berkonsultasi dengan ahli bangunan untuk mengaplikasikan cara membuat septic tank dan sumur resapan yang baik. Pasalnya, pembuatan bidang resapan atau sumur resapan ini terkait dengan konstruksi ukuran tergantung tinggi permukaan air tanah dan jenis tanah. Selain itu, sumur resapan harus dibuat dengan jarak lebih dari 10 meter dari sumber air besih. Hal ini untuk menjamin sumber air tidak tercemar jika terjadi hal yang tidak diinginkan pada kondisi septic tank dan sumur resapan Anda. Sumur resapan dipakai hingga maksimal pelayanan lima rumah saja.

  • Rembesan atau resapan air kotor

Cara membuat septic tank juga harus memperhatikan lubang rembesan yaitu dibuat berdekatan dengan septic tank. Fungsi rembesan adalah memperoleh air limbah dari septic tank. Konstruksi pembuatan rembesan yang baik adalah menggunakan pelapisan dari macam-macam pasir, ijuk pada bagian atas, diberi lapisan kerikil, pemasangan ijuk kembali, bebatuan berongga, ijuk dan seterusnya. Gunakan pipa paralon yang di dalam rembesan berlubang untuk memudahkan penyebaran air limbah septic tank bisa mengalir ke rembesan dengan baik.

  • Bak kontrol

Bak kontrol merupakan bagian bak kecil yang dipasang antara pasangan saluran air kotor. Kegunaan dari bak kontrol adalah mengontrol genangan air yang tidak diinginkan. Dasar bak kontrol harus dibuat agak dalam melebihi saluran air kotor agar endapan bisa lebih mudah dibersihkan. Selain itu, penutup cor beton harus dilengkapi pegangan besi untuk memudahkan Anda membuka bak kontrol ini.

                Soal penggunaan pipa yang tepat, Anda harus memastikan bahwa pipa saluran pembuangan yang digunakan memiliki kemiringan dan elevasi yang mencukupi. Hal ini untuk mendukung penyaluran limbah menuju ke septic tank. Anda bisa mempercayakan pembuatan septic tank ini pada jasa konstruksi bangunan yang berkualitas. Menggunakan jasa tukang terbaik bisa menjamin cara membuat septic tank yang telah berstandar sesuai anjuran pemerintah terkait instalasi septic tank yang SNI.

Perawatan septic tank yang baik

                Cara membuat septic tank di atas bisa menjadi bahan referensi untuk Anda yang hendak membangun instalasi saluran pembuangan yang baik. Selain itu, penting sekali melakukan perawatan dan pemeliharaan septic tank agar tidak terjadi masalah seperti septic tank mudah penuh. Septic tank yang mudah penuh tentu akan membuat pengeluaran Anda membengkak dua kali lipat. Selain itu, bau tidak sedap yang menguar dari toilet akan membuat Anda dan keluarga di rumah merasa kurang nyaman.

                Sebaiknya lakukan penyedotan limbah secara berkala minimal tiga tahun sekali. Jangan menggunakan pembersih berbahan kimia terlalu banyak ke lubang saluran pembuangan karena bisa mematikan bakteri pengurai. Anda juga tidak disarankan membuang sampah bekas shampoo, sisa sabun dan lain-lain ke dalam pipa saluran pembuangan toilet. Akibatnya, septic tank menampung sampah bukan hanya limbah manusia. Jangan heran kalau septic tank di rumah lebih mudah penuh dan bermasalah, ya!

Gunakan jasa sedot WC berkualitas dan terpercaya

                Setelah mengaplikasikan cara membuat septic tank dan sumur resapan yang benar, Anda juga harus rutin merawat septic tank agar bisa berumur panjang. Menggunakan jasa sedot WC berkualitas dan terpercaya bisa mendukung perawatan septic tank di rumah Anda. Jasa sedot WC berkualitas memiliki tim profesional yang akan melakukan penyedotan limbah secara optimal.                

Anda bisa menghubungi kontak layanan jasa sedot WC Kediri Sumber baru yang ahli mengatasi masalah septic tank mudah penuh dan berbagai masalah sumbatan pada saluran pembuangan Anda. Yuk, jaga lingkungan Anda tetap bersih dengan memilih jasa sedot WC yang terbukti berkualitas sekarang juga!

Cara Merawat Toilet Agar Tetap Bersih

Menjaga kebersihan toilet sama pentingnya dengan menjaga kesehatan diri Anda dan keluarga. Bukan hanya bau tak enak dan suasana yang tak sedap dipandang, beberapa bakteri dan kuman yang tidak dibersihkan secara berkala bisa menyebabkan beragam penyakit seperti diare. Untuk menjaganya, ada beberapa cara merawat toilet agar tetap bersih yang bisa Anda terapkan dengan mudah di rumah.

Cara Merawat Toilet Agar tetap Bersih

Cara Merawat Toilet Agar tetap Bersih

Cara merawat toilet agar tetap bersih

  1. Segera Kosongkan Tong Sampah

Sebelum memperhatikan sela-sela keramik yang menguning, hal yang paling mengganggu pandangan adalah sampah yang menumpuk di tong dalam kamar mandi. Jika dibiarkan terus, selain merusak pemandangan, sampah yang dibiarkan lama akan semakin membuat Anda malas membersihkannya. Kosongkanlah tong sampah secara berkala, setidaknya dua hari sekali.

  1. Pastikan Toilet Memiliki Sirkulasi Udara yang Baik

Bakteri biasanya akan lebih mudah berkembang di tempat yang lembap dan memiliki sirkulasi udara yang jelek. Untuk membuat udara di dalam kamar mandi terus berganti, pastikan jendela atau ventilasi terbuka dengan baik. Pastikan juga cahaya matahari bisa masuk agar suhu lembab di dalamnya bisa berkurang.

  1. Gunakan Pembersih Serbaguna untuk Membersihkan Toilet

Untuk hasil terbaik, pilih pembersih yang memiliki kemampuan membersihkan noda sekaligus mendisinfeksi permukaan keramik dan toilet. Salah satu cara merawat toilet agar tetap bersih dan tidak mudah rusak adalah memastikannya bebas dari jamur dan bakteri.

Setelah menuangkan cairan, tunggu 5 hingga 10 menit untuk memastikan cairan pembersih bekerja dengan baik kemudian sikat. Untuk kotoran yang membandel, Anda mungkin harus menuangkan lebih banyak cairan dan mendiamkannya semalaman.

Selain dengan pembersih yang banyak dijual di pasaran, Anda juga bisa membuat cairan pembersih sendiri dengan menggunakan campuran cuka, baking soda, borax atau hydrogen peroksida.

  1. Bersihkan Toilet Secara Berkala

Cara merawat toilet agar tetap bersih adalah dengan membersihkannya secara teratur. Mulailah dengan rutin menyikatnya setelah toilet digunakan atau setidaknya sebanyak dua kali sehari. Semprotkan pembersih toilet atau air cuka (dengan perbandingan 1:1) ke dalam bowl-nya untuk mengurangi penumpukan kotoran. Sikatlah bagian dalam dan keseluruhan toilet setidaknya sekali seminggu. Letakkan pembersih toilet di posisi yang dekat dengan Anda agar Anda selalu ingat untuk langsung menuangkan setelah menggunakan toilet.

  1. Campurkan Cairan Pembersih ke Dalam Air di Dalam Tank

Banyak di antara Anda yang mungkin sudah familiar dengan trik ini. Selain dengan pembersihan secara berkala, Anda bisa menambahkan cairan pembersih lantai ke dalam tangki air. Cairan ini akan mengalir setiap kali Anda menekan tombol flush dan akan membantu membunuh bakteri setelah penggunaan.

Menambahkan cairan pembersih ke dalam tank air toilet dapat membantu menghilangkan tumpukan kotoran di dalam saluran air dan mencegahnya tersumbat. Anda bisa menggunakan pembersih yang berbentuk dissolving tablet agar bertahan lebih lama meski air di dalam tangki air terus berganti. Jika toilet sudah keburu tersumbat, Anda bisa segera menghubungi jasa Sedot WC Sumber Baru, Kediri yang berpengalaman.

  1. Bersihkan Peralatan Anda

Tidak peduli seberapa sering Anda menyikat toilet, jika sikat yang dipakai tidak dibersihkan maka hasilnya akan sama saja. Anda bisa mensterilkannya kembali dengan menggunakan campuran pembersih toilet yang sudah dicampur air. Hidrogen peroksida juga sangat berguna menyingkirkan bakteri, termasuk pada sikat toilet Anda. Gantilah sikat setidaknya sekali dalam setahun atau ketika bentuknya sudah tidak utuh lagi.

  1. Gunakan Pewangi Ruangan

Setelah kamar mandi bersih serta terbebas dari jamur dan bakteri, saatnya memberikan sentuhan akhir berupa wewangian ruangan. Toilet yang wangi tentu saja akan terasa lebih nyaman saat digunakan. Selain pewangi yang bisa Anda beli di swalayan, lilin aroma terapi juga bisa jadi pilihan yang tak kalah elegan untuk toilet Anda.

Itulah 7 cara mudah merawat toilet agar tetap bersih yang bisa Anda terapkan dengan mudah di rumah.

Salam Hangat Kami, Sedot WC Kediri CV Sumber Baru